Copyright © 2015 Panji Ploembond All Rights Reserved. Powered by Blogger.

Tuesday, May 29, 2012

3 Alasan Tepat Untuk Berhenti Kerja

Dok. Thinkstock

Jakarta - Tidak menikmati pekerjaan Anda saat ini? Mungkin itu merupakan indikasi awal bahwa Anda harus berhenti kerja. Tapi sebelum memutuskan hengkang, lihat dulu tiga alasan tepat berikut ini untuk keluar dari suatu perusahaan.

Seperti dikutip Idiva, berikut ini tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Anda perlu untuk mencari pekerjaan baru.

Gaji rendah

Beban kerja yang meningkat, tapi gaji belum mengalami peningkatan. Jelas, ini bukan hal yang baik, terutama jika Anda sulit bertahan hidup dengan gaji Anda saat ini.

"Jika ongkos dan uang makan tidak memiliki sisa yang lebih atau malah kurang, saatnya untuk mencari pekerjaan yang lebih baik," jelas Radhika Goswami, konsultan sumber daya manusia.

Tidak ada kepuasan

Goswami menyarankan, jika sudah tidak puas, lebih baik cari pekerjaan yang dapat memuaskan ambisi Anda.

"Tidak memiliki kepuasan dapat menurunkan motivasi Anda, yang akan berakibat buruk pada kinerja. Jangan tunggu sampai dipecat, jika pekerjaan sudah tidak menarik lagi bagi Anda, cari pekerjaan lain yang lebih menantang," saran Goswami.

Bos atau kolega yang buruk

Bos yang kurang kompeten dan selalu menyulitkan Anda. Jika Anda benar-benar sudah tidak dapat bekerja dengan bos atau rekan Anda lagi, sebaiknya Anda pindah ke tim lainnya atau pindah ke tim baru dengan suasana kantor yang baru juga. Sebuah tim kerja yang baik dan dapat diajak bekerjasama membuat Anda lebih produktif.

Sumber: Wolipop.com

No comments:

Terima kasih sudah berkunjung. Demi kemajuan blog ini silahkan anda berkomentar, tapi tolong jangan memberi komentar berupa:
- Sara
- Spam
- Jangan tinggalkan Link, baik AKTIF maupun TIDAK
- Menyinggung suatu agama, organisasi maupun perorangan

Jika ada komentar yang terbukti ada spam, link aktif maupun tidak, dan menyinggung suatu organisasi, agama maupun perorangan; akan segera saya hapus. Tolong, supaya anda berkomentar dengan bijak. Terima kasih.

 

Other Articles

Twitter Update