Copyright © 2015 Panji Ploembond All Rights Reserved. Powered by Blogger.

Wednesday, February 8, 2012

8 Aturan Diet yang Harus Dilanggar

(C) mindsetfitness

KapanLagi.com - Kalau Anda berdiet dengan menghindari daging merah, atau tak lagi mengudap setelah pukul 8 malam, kini saatnya berubah! Rahasia langsing adalah menjalani cara diet yang menyenangkan, termasuk menyantap daging yang dimasak medium rare.

“Pemikiran soal aturan diet yang sifatnya terlalu mengelompokkan hitam-putih: makanan ini bagus untuk tubuh sedangkan jenis yang lain tidak baik; justru akan mendorong Anda menuju kegagalan diet,” kata Judith Beck, Ph.D, penulis buku The Beck Diet Solution. “Saat tanpa sadar Anda melakukan sedikit pelanggaran pada aturan diet, maka pikiran Anda langsung merekamnya sebagai: saya sudah melanggar aturan, ya sudahlah....kalau begitu untuk apa diteruskan?” Lebih buruk lagi, Anda mungkin selama ini mengikuti anjuran-anjuran yang keliru. Nah, inilah alasan mengapa Anda harus melanggar 8 aturan diet yang selama ini terlanjur menancap di benak. Setelah membaca artikel ini, mulailah berdiet dengan lebih cerdas dan segera dapatkan ukuran baju yang lebih kecil.

Aturan 1: Tak mengonsumsi daging merah berarti mengurangi asupan kalori. 
Cara Diet Cerdas: Sesekali waktu, Anda perlu menikmati hamburger dan mendapatkan manfaat dari kandungan protein sekaligus kelezatannya. “Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna protein, sehingga perut akan terasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsinya,” kata Jonny Bowden Ph.D, coach program penurunan berat badan yang juga menulis buku The 150 Healthiest Foods on Earth. Para peneliti dari University College London pun telah melakukan uji coba terhadap tikus. Ternyata, tikus yang diberi makanan berprotein tinggi mampu memproduksi hormon pencegah lapar–atau peptide YY–lebih banyak, serta memproduksi lemak lebih sedikit, dibanding tikus yang tidak diberi protein.

Memang, daging merah sering dikecam gara-gara beberapa jenis daging mengandung lemak jenuh yang ditengarai menjadi pemicu penyumbatan pada pembuluh darah. Misalnya daging yang diberi label “prime”. Solusinya pilih daging tanpa lemak, yaitu yang disebut dengan “round” atau “loin” misalnya top round, sirloin atau tenderloin. Bisa juga memilih daging giling yang kadar lemaknya berkurang sedikitnya 5 persen. Selain itu, asup tak lebih dari dua porsi daging tanpa lemak per hari. Satu porsi kira-kira beratnya 5 ons, atau seukuran kartu remi. Jangan mengonsumsi lebih dari 18 ons daging merah per minggu. Lebih baik, variasikan konsumsi protein dari sumber protein lain seperti ikan, unggas dan kacang-kacangan.

Aturan 2: Stop mengunyah setelah makan malam 
Cara Diet Cerdas: Tubuh tidak punya sistem yang menyimpan lemak atau kalori setelah waktu tertentu. Jadi setelah Anda berolahraga malam hari atau merasa sangat lapar setelah aktivitas sore, tak ada alasan tidur dengan perut keroncongan. “Metabolisme akan melambat jika Anda tidak memberi tubuh asupan energi yang dibutuhkan,” kata Christine Mastrangelo, R.D, pendiri New England Nutrition Associates.

Kuncinya adalah Anda wajib memilih kudapan sehat, misalnya keripik pita gandum dengan humus atau tiga cup popcorn. Jika Anda punya kebiasaan makan sebelum tidur, Mastrangelo menyarankan agar Anda mulai memperhitungkan asupan kalori khusus malam hari, dalam setiap rencana konsumsi harian. Jadi Anda sudah tahu akan mendapat asupan kalori pada jam-jam tertentu. “Dengan sendirinya Anda tak akan tergoda ngemil es krim atau mengunyah keripik kentang. Karena sadar bahwa asupan kalori dari makanan-makanan seperti itu hanya sedikit namun menambah timbunan lemak di tubuh Anda,” tambahnya.

Aturan 3: Tahan diri, cegah nafsu makan 
Cara Diet Cerdas: Manjakan diri Anda, meski sewajarnya. Tentu saja Anda boleh mencoba mengalihkan nafsu makan Anda. Coba saja, misalnya, saat keinginan untuk ngemil begitu menggoda, segera kunyahlah sebutir apel. Lalu boleh juga mengudap sedikit biskuit, dan dilanjutkan dengan makan pudding rendah lemak. Nah, kok jadi banyak? Itulah kerugian menahan diri.

Pada akhirnya, Anda justru akan mengasup kalori lebih banyak, tanpa disadari. Lebih baik, nikmati saja potongan cokelat–atau apapun yang sedang sangat Anda inginkan. Hal ini disarankan oleh ahli penurunan berat badan Kara Mohr, Ph.D, yang juga pemilik Mohr Result Inc, sebuah institusi khusus kebugaran dan nutrisi. “Secara psikologis, kita akan tergoda oleh hal-hal yang tidak kita dapatkan. Dan rasa putus asa karena tak memiliki hal itu membuat kita justru makin menginginkan “yang dilarang”. Ini juga berlaku pada makanan,” ulasnya.

International Journal of Eating Disorders mengemukakan bahwa jika Anda menahan selera makan pada satu makanan tertentu, kemungkinan besar Anda justru akan mengonsumsi makanan tersebut lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh. Para peneliti dari Universitas Toronto, Canada juga menemukan bahwa para perempuan yang dipaksa menahan keinginan mereka untuk menyantap cokelat selama seminggu, justru akan mengalami rasa “sangat ingin” lalu akibatnya mengonsumsi lebih banyak lagi makanan manis dibandingkan mereka yang tak menahan seleranya. Tentu saja, sikap terbaik adalah tidak menyimpan kudapan di rumah. “Jadi, ketika Anda ingin sesuatu, setidaknya Anda harus berjalan ke toko terdekat sebelum mendapatkannya,” kata Mohr. Artinya, meski ada asupan tambahan, perjalanan untuk mendapatkannya bisa membakar kalori. Atau, kemungkinan besar Anda akhirnya malas pergi dan keinginan makan surut sendiri.

Aturan 4: Roti adalah musuh utama 
Cara Diet Cerdas: Meskipun roti gandum banyak dikecam para penemu diet rendah karbohidrat, tetap saja sebetulnya roti ini layak dikonsumsi karena karbohidrat kompleks di dalamnya mengandung serat yang mengenyangkan. “Karbohidrat yang mudah dicerna, seperti yang ada dalam roti putih, biskuit dan pastries, bisa mengakibatkan kegemukan. Walau sudah menyantapnya, Anda belum merasa kenyang, dan rasa lapar pun cepat sekali datang. Efeknya, Anda malah mengasup lebih banyak kalori,” urai Mohr. Tentunya ada alasan tubuh menginginkan karbohidrat, yaitu sebagai sumber energi. “Keputusan menghentikan asupan roti secara drastis hanya akan menjebak Anda mengonsumsi burger dengan keju atau mengudap keripik kentang,” tambah Mohr. Jika Anda tak berselera pada roti gandum, cobalah makanan rendah kalori lain, misalnya biskuit gandum atau roti gandum madu.

Aturan 5: Jangan konsumsi lemak. Pokoknya jangan! 
Cara Diet Cerdas: Anda wajib menyantap makanan yang mengandung lemak sehat–lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, dan omega 3 yang terdapat dalam ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan minyak zaitun. Yang berbahaya adalah lemak jenuh dan trans fat yang akan menyumbat pembuluh darah dan menaikkan risiko terkena serangan jantung. Biasanya, lemak yang berbahaya ada dalam makanan-makanan yang memang tak seharusnya dikonsumsi, seperti camilan berbentuk keripik, biskuit asin, macam-macam gorengan, mentega dan daging berlemak. “Lemak baik akan membantu proses penyerapan nutrisi: vitamin A, vitamin E dan beta karotin dari buah dan sayur,” cetus Mastrangelo. Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition justru menganjurkan Anda untuk tidak mengonsumsi sayuran mentah atau salad jika tidak menambahkan sedikit lemak baik. Coba campur segenggam kacang walnut cincang dengan satu sendok makan minyak biji bunga matahari atau minyak zaitun sebagai campuran untuk salad Anda.

Aturan 6: Jangan pesan di drive through. 
Cara Diet Cerdas: Anda mungkin hanya berpikir bahwa satu energy bar atau minuman protein tinggi lebih baik dari makanan cepat saji. Padahal makanan lengkap akan lebih memuaskan Anda dalam segala aspek termasuk aspek psikologis, sekaligus memenuhi kebutuhan protein, serat, dan nutrisi. Berita baiknya, banyak restoran cepat saji sudah memiliki menu sehat. “Hindari keju, mayonnaise, dan segala macam saus krim. Pilih makanan yang dipanggang, bukan digoreng. Selalu minta ukuran yang terkecil, jangan tergoda dengan tawaran supersized harga hemat,” kata Mohr. Jadi, ketika harus memesan, pilihan terbaik adalah grilled chicken sandwich atau hamburger dengan ekstra salad dan tomat. Atau bisa juga grilled chicken salad dengan saus rendah lemak tanpa keju tanpa potongan roti.

Aturan 7: Pilih light beer 
Cara Diet Cerdas: Jangan terkecoh oleh label. Istilah “light” belum ada aturan bakunya dan bisa menyesatkan. Sebetulnya istilah light beer disematkan karena bir tersebut mengandung lebih sedikit kaori dibanding merek yang biasa. Misalnya, Bud Light ukuran 12 onz mengandung 110 kalori, yang artinya 35 kalori lebih rendah dibanding Bud reguler. “Label ‘light’ tidak menjamin tubuh Anda bisa jadi six pack,” kata Bowden. Justru, mengonsumsi bir bisa lebih menjamin kepuasan Anda dibanding yang dikurangi kalorinya. Yang harus dicermati adalah: tubuh Anda mengubah alkohol, sesedikit apa pun, menjadi acetate. Inilah yang akan masuk ke aliran darah dan menghalangi tubuh membakar lemak. Artinya, alkohol menurunkan metabolisme tubuh yang sama dengan memperlambat proses penurunan berat badan. Jadi, jangan terlalu senang dengan tawaran happy hour, berhentilah setelah minum satu kali.

Aturan 8: Pilih camilan yang dikemas dalam ukuran pas 100 kalori. 
Cara Diet Cerdas: Jangan terjebak pemikiran bahwa kemasan kecil adalah yang terbaik untuk Anda. Sama halnya dengan biskuit asin atau keripik dalam kemasan ukuran biasa, makanan dalam kemasan kecil juga mengandung pemanis buatan, gula dan minyak jenuh sumber trans fat (si penyumbat pembuluh darah).

J.J Virgin, ahli kebugaran dan nutrisi yang menulis Six Weeks to Sleeveless and Sexy mengatakan, “Anda akan masih merasa lapar dan tak puas setelah menghabiskan satu bungkus kecil camilan. Bukan karena ukuran kemasannya, tapi karena makanan itu tak mengandung penahan lapar utama: protein dan serat.” Artinya, setelah habis satu bungkus, kemungkinan besar Anda akan mengambil bungkus kedua. Penelitian terbaru di Journal of Consumer Research mengungkap bahwa para konsumen justru makin “penasaran” setelah selesai menyantap sebungkus camilan kemasan mini. Solusinya, siapkan sendiri camilan Anda dalam kemasan yang diatur sendiri. Kemas dalam kantung plastik untuk ukuran sekali santap. Pilihannya bisa biskuit tawar oles selai kacang, sepuluh butir kacang mete, 15 butir almond, ¾ cup blueberry, atau 15 butir kismis salut cokelat.

Sumber: http://www.vemale.com/kesehatan/12022-8-aturan-diet-yang-harus-dilanggar.html
Dikutip Dari: Fitness Magazine, Edisi Januari 2012, Halaman 95

No comments:

Terima kasih sudah berkunjung. Demi kemajuan blog ini silahkan anda berkomentar, tapi tolong jangan memberi komentar berupa:
- Sara
- Spam
- Jangan tinggalkan Link, baik AKTIF maupun TIDAK
- Menyinggung suatu agama, organisasi maupun perorangan

Jika ada komentar yang terbukti ada spam, link aktif maupun tidak, dan menyinggung suatu organisasi, agama maupun perorangan; akan segera saya hapus. Tolong, supaya anda berkomentar dengan bijak. Terima kasih.

 

Other Articles

Twitter Update